Kalau kamu baru terjun ke dunia sosmed atau lagi struggling ningkatin engagement akun, coba deh lirik fitur yang sering kita anggap remeh: Instagram Story Highlights!
Yes, Sorotan Cerita. Fitur di bawah bio yang seringnya cuma jadi tempat ngumpulin Story lama. Big mistake! Sebenarnya, Highlights ini adalah etalase permanen profilmu. Ibaratnya, ini adalah “halaman FAQ + Testimoni + About Us” yang always on buat calon follower dan klienmu.
Mau tahu cara sulap Highlights jadi magnet engagement dan alat bangun kepercayaan (yang ujung-ujungnya bisa jadi cuan)? Yuk, simak 5 jurus jitu yang wajib kamu eksekusi sekarang!
Ganti Mindset Tentang Instagram Story: Highlights Bukan Sekadar Tempat Sampah Story

Instagram Story itu kayak update harian yang umurnya cuma 24 jam. Nah, Highlights itu adalah koleksi story terbaik dan paling penting yang udah kamu kategorikan. Audiens bakal nemuin semua “album” ini tepat di bawah bio.
Kenapa Penting Buat Anak Sosmed? Karena ini nunjukkin kamu strategis. Kamu memanfaatkan setiap fitur IG secara maksimal. Dengan ngumpulin info penting di Highlights, kamu bikin audiens gampang dapat info, nambah trust, dan yang pasti, engagement akun jadi lebih kuat!
5 Ide Konten Highlights yang Bikin Profilmu Level Up
1. Galeri Review Keren: Pamerin Instagram Story Testimoni

Prinsip Smart: Orang lebih percaya sama orang lain, bukan iklan brand.
Nggak ada yang lebih meyakinkan daripada customer yang super happy sama produkmu, valid no debat? Jangan cuma di Instagram Story yang hilang, collect semua pujian itu di satu Highlights!
Tips Fun: Jangan cuma screenshot tulisan. Kalau ada video atau foto mereka lagi pakai/datang ke store, upload! Bikin template Story yang aesthetic buat setiap testimoni biar konsisten dan eye-catching.
Dampak: Ini namanya Social Proof. Kredibilitas brand kamu langsung naik. Audience jadi mikir, “Oh, produknya udah terbukti oke, worth to try nih!”
2. Instagram Story BTS (Behind-The-Scenes): Intip Dapur Biar Penasaran!
Prinsip Casual: Audiens nowadays suka banget sama yang raw dan apa adanya.
Mereka itu kepo, lho, gimana sih proses di balik produk yang kamu jual? Ini momen yang pas buat nunjukkin Instagram Story yang berisi proses behind-the-scenes yang jujur dan seru.
Ide Konten Friendly: Proses brainstorming desain, momen gagal yang kocak (tapi akhirnya sukses), packing produk dengan dedikasi, atau proses pengembangan resep baru.
Dampak: Audiens merasa dekat (engage) dan yakin bahwa produkmu itu high quality karena mereka lihat sendiri proses pembuatannya yang penuh usaha.
3. FAQ Cepat & Tanggap: You’re Really Care Sama Audiens

Prinsip Friendly: Jadilah brand yang solutif.
Pasti ada pertanyaan yang diulang terus, kan? Nah, manfaatin Question Box di Story, jawab pertanyaannya, lalu kumpulin semua di Highlights khusus FAQ (Frequently Asked Questions).
Contoh Smart: Kalau jual lip balm, bikin Instagram Story tentang “Cara Pakai yang Benar Biar Nggak Bleber.” Kalau fashion, “Panduan Mix and Match Baju buat Acara Semi-Formal.”
Dampak: Kamu nunjukkin kalau kamu peduli sama kebutuhan audiens. Ini bikin mereka percaya dan bakal nyantol terus sama brand kamu karena informatif.
4. Kolaborasi Ciamik: Gandeng Influencer Biar Brand Kredibel
Prinsip Smart: Numpang popularitas (secara elegan, dong).
Kolaborasi bareng influencer atau brand lain yang udah terkenal itu ibarat endorsement gratis dari pihak ketiga. Audiens cenderung lebih percaya kalau produkmu udah approved sama orang atau brand yang mereka kenal.
Strategi Fun: Bikin Highlights spesial buat nunjukkin foto, video, atau review yang dikasih influencer saat mereka pakai produkmu.
Dampak: Seketika nambah kredibilitas. Brand kamu jadi terlihat profesional dan tepercaya karena udah verified oleh tokoh yang punya pengaruh.
5. Tutorial Keren: Bikin Audiens Makin Jago Pakai Produkmu
Prinsip Casual: Nggak cuma jualan, tapi juga ngasih value edukasi.
Konten edukatif dan tutorial itu winning. Kenapa? Karena supaya audiens nggak cuma tahu produkmu, tapi juga tahu cara maksimalin pemakaiannya.
Ide Tutorial:
- Beauty Brand: Cara layering produk skincare yang benar.
- Food Brand: Resep masakan yang bisa pakai produkmu sebagai bahan utamanya.
- Fashion Brand: Tips OOTD biar tetap kece di musim tertentu.
Dampak: Audiens jadi expert berkat kamu, dan ini bikin brand kamu jadi top of mind mereka.
Bonus Tips: Cover Instagram Story Highlights Harus Eye-Catching

Jurus Friendly: Konten udah keren, masa sampulnya gitu-gitu aja?
Cover Highlights itu kayak sampul buku. Nggak perlu ribet, yang penting konsisten dan sesuai dengan Brand Identity kamu.
Tips Desain: Gunakan ikon-ikon minimalis (gaya art line yang gampang dipahami) dan pakai palet warna khas brand kamu. Aplikasi kayak Canva bisa jadi teman terbaikmu buat bikin cover yang light dan eye-catching.
Jurus Konsistensi: Setelah bikin satu set cover, pastikan highlights selanjutnya punya look and feel yang sama. Consistency is key!
Saatnya Eksekusi dan Optimalin Instagram Story Highlights Brand Kamu!
Highlights Instagram itu bukan fitur tambahan, tapi alat strategis buat seorang Social Media Specialist. Ini kesempatan emas buat bikin brand yang kamu kelola lebih terkoneksi, tepercaya, dan loyal!
Sebagai Kursus Social Media Specialist Bali, Recademy juga siap kasi insight ke kamu soal Instagram Story sampai Highlights Instagram, karena kita punya kelas Instagram Profile Optimization!
Di kelas ini kamu bakal dibantu sama mentor-mentor berpengalaman agar lebih paham dan aware untuk audit profil kamu dan tau hacks yang tepat untuk maksimalin potensinya.
So, buruan audit profilmu sekarang dan eksekusi 5 ide ini! Happy posting and level up!
Baca juga: